Empat Rusun Dibangun Sekaligus di DIY, untuk MBR hingga Mahasiswa
Posted: 2021-09-13

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) berupaya meningkatkan ketersediaan hunian layak. 

Salah satunya dengan melakukan pembangunan hunian vertikal atau rusun untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Dirjen Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid saat melakukan kunjungan kerja ke DIY pada Kamis, 9 September 2021 mengatakan, saat ini sedang mendorong pembangunan hunian vertikal berupa Rusun untuk MBR. 

"Kami ingin agar MBR juga bisa tinggal di hunian yang layak huni dengan biaya sewa yang terjangkau," katanya dikutip dari laman Dirjen Perumahan Kementerian PUPR.

Khalawi menyampaikan, pembangunan ini diperlukan seiring lahan untuk perumahan semakin terbatas, Karena itu, ia menilai rusun dapat menjadi alternatif hunian bagi MBR. 

"Program pembangunan rusun dilaksanakan tidak hanya untuk MBR tapi juga untuk para ASN yang bertugas di perbatasan, mahasiswa yang kuliah di perguruan tinggi dan santri di pondok pesantren," jelasnya.

Menurut Khalawi, rusun ini tidak hanya fokus pada mutu bangunan saja, tapi juga dilengkapi dengan meubelair. Sehingga masyarakat dapat tinggal dengan nyaman dan layak huni. 

Fasilitas di rusun sekarang sudah lengkap dengan meubelairnya dan biaya sewanya juga sangat terjangkau. 

Sementara itu, Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) Wilayah Jawa III M Mulya Permana menambahkan, rusun mulai dikerjakan pada 30 Maret 2021 lalu. Lokasinya berada di Jalan Sidomuluo, Bener Tegalrejo, Kota Yogyakarta. 

"Ditargetkan selesai pada bulan akhir bulan Oktober mendatang," kata Mulya. 

Rusun MBR di DIY dirancang satu tower setinggi tiga lantai. Tipe hunian 36 sebanyak 44 unit. Setiap unitnya terdapat ruang dapur, toilet, kamar tidur utama dan kamar anak. 

Total anggaran untuk pelaksanaan pembangunan Rusun MBR Yogyakarta sebesar 19,3 M. Rusun MBR Yogyakarta tersebut pembangunannya telah mencapai 57,54 persen dan ditargetkan selesai pada akhir bulan Oktober mendatang. 

Perlu diketahui, pada 2021 Dirjen Perumahan Kementerian PUPR sedang membangun sebanyak empat rumah susun di DIY. 

Meliputi rusun MBR Yogyakarta, rusun Pondok Pesantren Tahfidzul di Kabupaten Kulon Progo, rusun Ponpes Ki Ageng Wonokusumo di Kabupaten Gunung Kidul, dan rusun Ponpes Ora Ali di Kabupaten Sleman.


Sumber: kompas.com

LOGIN