RUMAH TRAGEDI DI PULOMAS SUKSES TERJUAL!
Posted: 2019-04-26

Di dunia ini sering kali waktu menjadi perdebatan. Bahwa apa yang akan terjadi di depan sudah diperhitungkan. Tapi, nyatanya Tuhan memiliki caranya untuk setiap takdir manusia. Takdir memang tidak ada yang pernah tahu. Begitu juga Aldri yang  masih memenuhi kewajibannya untuk mengantarkan buyer. Hari itu dia mendapatkan kabar bahwa terjadi perampokan di rumah atasan istrinya.

Perampokan ini sendiri menjadi begitu fenomenal dengan terjadinya penyekapan 11 orang di dalam kamar mandi. “Waktu itu saya mendapat telepon 26 Desember dan saya terkejut karena hal ini”. Aldri sendiri sangat dekat dengan keluarga Alm. Dodi Triono ketika lebaran datang sering berkunjung kerumah keluarga Almarhum. Kedeketan ini karena hubungan kerja yang sudah terjalin antara istri dengan keluarga almarhum yang sudah terjadi lebih dari 10 tahun.

Hubungan ini sudah menjadi seperti saudara sendiri. “Setelah kejadian, keluarga meminta saya untuk menjualkan rumah tersebut. Saya sudah memiliki ikatan dengan rumah tersebut karena memiliki sejarah dan makna sendiri bagi saya”.

Keakraban keluarga Aldri dengan Almarhum bukan hanya ikatan biasa. Dengan pemikiran untuk menolong keluarga Almarhum, Aldri pun menyanggupi untuk membantu menjualkan rumah tersebut.

Awal tahun 2019 ini tepatnya bulan Maret rumah itupun terjual. Tentunya, tidaklah mudah menjual rumah yang memiliki sejarah kurang baik. “Belum lagi dari media online  dan stasiun televisi yang mencoba meliput. Mengaitkan dengan hal-hal mistis, padahal rumah ini memiliki interior yang cantik sekali”

Tentunya, Aldri yang sudah sering melihat rumah tersebut sangat senang arsitektur yang dirancang oleh Alm. Dodi Triono. Terlepas dari sejarahnya, desain rumah ini begitu elegan, rapih dan ada kolam renang. Tidak ada terkesan seram pada rumah itu, Aldri juga menyayangkan pihak-pihak yang mencoba untuk mengambil manfaat dengan membentuk cerita-cerita aneh pada rumah ini.

Rumah ini tentunya menantang sekali untuk dijualkan oleh agen properti. Jelas, tidak mudah tapi terlepas dari hal itu Aldri juga selalu membersihkan rumah tersebut dan melakukan open house  terhadap rumah itu. Kejujuran menjadi modal utamanya dalam menjualkan rumah ini.

Tidak ada yang ditutupi oleh Aldri, dia selalu menyampaikan dan menunjukkan tempat kejadian. “Sering saya mendapatkan orang-orang yang datang ke open house  hanya untuk tahu tempat kejadian. Saya jadi merasa seperti melakukan tour kepada orang-orang ini”

Berjalan 1,5 tahun usahanya dengan bantuan dari rekan-rekan agen properti lain. Akhirnya Aldri mampu menjual rumah tersebut dengan harga yang bagus. Prosesnya tentu tidak juga untuk mencocokkan harga dengan buyer. “Pembeli ini juga tidak berpikir apapun ataupun merasa ketakutan dengan rumah ini”.

Setiap lika-liku proses jual beli terutama yang memiliki sejarah ini. Aldri malah mendapatkan hikmah dan berkah dengan berdatangan tawaran untuk menjual rumah yang memiliki sejarah terkesan menyeramkan.

Setiap pekerjaan ada risiko dan proses yang tentunya tidak mudah. Tapi, tinggal bagaimana kita menyikapinya. Setiap jalan pasti ada caranya masing-masing, jangan pernah pilih-pilih listingan siapa tahu itu malah menjadi golden ticket Anda untuk sukses.

LOGIN