JADILAH PRIBADI YANG MENARIK
Posted: 2017-03-29

Sangat lumrah jika para pelaku bisnis termasuk marketing menikmati hasil disaat keadaan pasar sangat baik. Dengan kata lain hampir semua marketing bisa menikmati closing. Namun pada kenyataanya keadaan selalu berubah, bisnis dan penjualan memiliki siklus naik dan turun di pasar. Pada saat siklus bisnis penjualan turun, disinilah terlihat perbedaan tindakan para marketing. Ada yang tetap berusaha bertahan, ada yang sudah menyerah dan meninggalkan bisnis tapi ada juga yang masih terus menikmati bisnis dengan tetap produktif (closing).

Saya cukup penasaran apa yang menyebabkan terjadinya perbedaan diantara para marketing itu. Saya putuskan untuk melakukan riset kecil dan sederhana dengan menggali jawaban dari setiap marketing yang masih tetap exist ditengah-tengah keadaan pasar kurang baik. Saya menemukan salah satu faktor penting dan cukup pantas untuk saya sharekepada teman-teman marketing lainnya, yaitu : “Pribadi yang Menarik”. Ya…. untuk bisa tetap bertahan dan terus berkembang dalam bisnis terutama sebagai seorang marketing kita harus bisa menjadi pribadi yang menarik.

Pribadi yang menarik bukan hanya sekedar good looking yang terliatan dari luar. Pribadi yang menarik memiliki arti dan cakupan yang sangat luas. Produk yang dipasarkan / ditawarkan juga harus menarik, didukung dengan bagaimana memasarkan dan presentasi produk dengan baik. Cara pembayaran yang ditawarkan dengan beberapa pilihan pembayaran yang memudahkan konsumen untuk bertransaksi. Bahkan cara kita memperlakukan konsumen dan calon buyer juga memiliki pengaruh besar. Menjadi pribadi marketing yang menarik pasti secara langsung akan mendapatkan perhatian lebih untuk orang lain mau bertransaksi.

Secara prinsip ada 3 hal yang harus dikuasai dan dikembangkan oleh setiap marketing untuk menjadi pribadi yang menarik :

  1. Personal Skill

Modal dasar dalam bisnis jasa (marketing) dibutuhkan personal skill seperti cara berkomunikasi, berpenampilan, negosiasi, dll. Bisa kita bayangkan jika sekiranya seorang marketing tidak menguasai cara berpenampilan yang professional dan tidak tahu cara berkomunikasi yang baik, bisa dipastikan sebagian besar konsumen akan pindah ke marketing lain yang lebih baik.

 

  1. Networking Skill

Para marketing sudah sangat paham akan pentingnya peranan network atau database dalam bisnis. Tapi yang dimaksud dalam networking skill di sini tidak hanya mencari database baru atau jumlah database yang dimiliki. Lebih dari itu diharapkan para marketing harus bisa menguasai skill dalam mempertahankan konsumen, maintance, follow up dan tetap menjaga hubungan baik dengan konsumen kita meskipun sudah melakukan transaksi /closing deal dengan kita (after sales service).

 

  1. Prior Knowledge

Prior knowledge adalah hal yang kita kuasai dimana orang lain secara kebanyakan belum tahu atau belum bisa menguasai hal tersebut. Hal ini berupa informasi yang kita dapatkan lebih awal dibandingkan dengan orang lain yang belum mengetahuinya. Prior knowledge merupakan kekuatan marketing untuk berkreasi untuk menjadi pribadi yang professional dan menarik. Hal ini dapat meningkatkan kualitas hubungan dengan konsumen  dari  level kenal menjadi suka dan terus menjadi respek dan akan berubah menjadi percaya (trust).

 

Jika kita sudah bisa menjadi pribadi yang menarik, yang bisa membuat semua orang tertarik maka perubahan keadaan pasar tidak akan terlalu berpengaruh secara signifikan terhadap bisnis kita.

Sudah seberapa menarik pribadi kita sekarang?

Good Luck and happy selling!

LOGIN