PANDUAN MENJADI AGEN PROPERTI PROFESIONAL !
Posted: 2017-03-29

Pilihan untuk menjadi salah satu bagian dalam jual beli properti merupakan pilihan yang tepat. Pasalnya berkecimpung dalam dunia ini menjanjikan penghasilan yang tidak terbatas dengan modal yang minim.Di Indonesia sendiri, sektor properti meninggkat setiap tahunnya meskipun terhitung saat ini terjadi perlambatan dikarenakan sektor ekonomi dimana rupiah melemah terhadap dollar.

Menjadi Agen properti tidak sekedar lihai dalam berbicara, diperlukan keahlian dan strategi yang matang untuk menghadapi persaingan dengan yang lain. Untuk itu ada beberapa hal yang harus diperhatikan guna meningkatkan performance kerja sebagai agen handal.

1. Up to date

Sebagai pemberi informasi lengkap, agen properti diharapkan peka terhadap informasi terupdate. Baik dari informasi mengenai projek properti yang baru dibangun,situasi kondisi pasar properti dan ekonomi yang terjadi, bahkan perbanyak listingan yang akan ditawarkan kepada konsumen. Di era saat ini semakin dipermudah karena sudah ada tehknologi (internet) untuk mengupdate info yang dibutuhkan.

2. Product Knowledge di luar kepala

Sebelum agen melakukan transaksi jual beli properti kepada customer, sebaiknya pahami produk yang ingin dijual. Mulai dari kondisi fisik properti, proses legalitas, harga, bahkan kelebihan dan kekurangan dari properti yang ditawarkan. Sehingga jawaban yang diinginkan dari konsumen bisa terjawab dengan lengkap, bahkan tertarik untuk membeli.

3. Mental tahan banting

Pekerjaan utama agen properti berhubungan dengan konsumen dengan berbagai macam karakter. Penolakan sudah menjadi makanan sehari-hari bagi mereka yang berusaha untuk menjual produk mereka. Masalahnya disini, untuk menjadi agen properti yang handal, melihat bahwa penolakan itu merupakan kunci untuk membangun mental baja yang akan terus berusaha mencari cara lain agar bisa mencapai tujuan utama (jualan). Terus berusaha, pantang menyerah!

4. Bersahabat dengan konsumen

Jujur merupakan salah satu kunci yang dibutuhkan oleh konsumen. Sehingga tidak melebih-lebihkan atau bahkan mengurangi informasi yang dibutuhkan. Lebih dari pada itu, jadilah agen yang membantu memberikan masukan dan membantu mereka dalam mengambil keputusan, meskipun nantinya balik kepada keputusan konsumen.Kepuasan konsumen merupakan prioritas utama. Bahkan dapat menjadikan loyal customer.

5. Gunakan hati

Setiap pekerjaan memiliki tantangan masing-masing. Cintailah pekerjaanmu. Jalani dengan sepenuh hati, karena pekerjaan yang dilakukan dengan maksimal pasti akan mendatangkan hasil yang maksimal. Percayalah pada dirimu, bahwa semua dapat dilakukan.

Keep trying! Keep Fighting!

LOGIN