Cara Mempertahankan Klien Lama dan Penuh Loyalitas
Posted: 2018-11-01

Dalam memasarkan suatu produk pelanggan menjadi pokok utama dalam memasarkan produk yang
akan kita jual. Semakin puas pelanggan dengan jasa ataupun produk yang kita tawarkan maka akan
ikatan emosi kita akan semakin erat. Apalagi bisnis kita adalah dalam bidang jasa seperti konsultan
properti, kita harus bisa mengatasi masalah klien kita dalam bidang properti. Klien yang sudah
terikat dengan kita harus dimaintain untuk mempertahankan loyalitasnya. Berikut 5 Cara yang bisa
yang Anda coba:


1. Follow Up Terus!
Konsultan properti juga harus sering bertegur sapa dengan via whatsapp dengan klien
walaupun telah melakukan transaksi. Ataupun kamu mungkin bisa melakukan hal seperti
informasi properti terkait hukum dalam properti ataupun peraturan terbaru. Selain itu, juga
melakukan penawaran-penawaran untuk investasi jangka panjang. Tapi dalam melakukan
follow up juga selalu mencoba dengan kata yang sopan dan sanati sekedar untuk
memperpanjang silahturahmi


2. Aktif Dalam Media Sosial
Zaman sekarang media sosial telah menjadi suatu kebutuhan untuk mendukung aktivitas
maupun eksistensi. Mengajak berinteraksi di sosial media dengan klien lama kita juga
menjadi salah satu untuk mempertahankan. Karena terbangunnya emosi yang bermula dari
pekerjaan terus merambah ke media sosial tentunya akan membangun emosi dan ikatan
yang panjang. Ajak terus klien kita untuk aktif dalam media sosial atau kita juga bisa selalu
sharing tentang hal-hal hangat dalam sosial media.


3. Berikan selalu kemudahan transaksi
Properti bukan hal mudah dalam melakukan pemindahan tangan. Peran konsultan properti
sangat penting untuk terjadinya transaksi antara owner dan buyer. Belum lagi hal-hal yang
terkait dengan notaris ataupun PPAT. Diperlukan kemudahan dalam mewujudkan investasi
yang baik bagi klien kita. Selain itu, mungkin pengurusan KPR untuk memudahkan dalam
pembiayaan rumah juga menjadi tanggung jawab konsultan properti untuk menjembatani
kemudahan transaksi tersebut. Apalgi kalau klien kita merupakan pelanggan lama tentunya
kita lebiih mudah memahami karakter dan kebutuhan klien.


4. Perhatian yang baik 
Perhatian menjadi salah satu poin penting, seperti misalnya klien sedang berbahagia kita
ucapakan selamat atau mungkin sedih karena sedang ada salah satu keluarga meninggal
ucapkan turut berduk. Hal-hal simpel ini juga membangun keterikatan emosi. Selain itu, juga
mengetahui kondisi dalam menghubungi karena sudah kenal juga kita tidak boleh asal dalam
waktu menghubungi.


Coba terapkan 3 cara ini semoga hubungan Anda dengan klien semakin terjaga baik sehingga
closing bisa terus tercapai. Fokuskan diri untuk menggaet klien baru tapi jangan lupakan
klien lama

LOGIN