4 Cara Mempertahankan Klien Lama dan Penuh Loyalitas
Posted: 2018-09-20

Dalam memasarkan suatu produk pelanggan menjadi pokok utama dalam memasarkan produk yang akan kita jual. Semakin puas pelanggan dengan jasa ataupun produk yang kita tawarkan maka akan ikatan emosi kita akan semakin erat. Apalagi bisnis kita adalah dalam bidang jasa seperti konsultan properti, kita harus bisa mengatasi masalah klien kita dalam bidang properti. Klien  yang sudah terikat dengan kita harus dimaintain untuk mempertahankan loyalitasnya. Berikut 5 Cara yang bisa yang Anda coba:

1. Follow Up Terus!

Konsultan properti juga harus sering bertegur sapa  dengan via whatsapp dengan klien  walaupun telah melakukan transaksi. Ataupun  kamu mungkin bisa melakukan hal seperti informasi properti terkait hukum dalam properti ataupun peraturan terbaru. Selain itu, juga melakukan penawaran-penawaran untuk investasi jangka panjang. Tapi dalam melakukan follow up juga selalu mencoba dengan kata yang sopan dan sanati sekedar untuk memperpanjang silahturahmi

2. Aktif Dalam Media Sosial

Zaman sekarang media sosial telah menjadi suatu kebutuhan untuk mendukung aktivitas maupun eksistensi. Mengajak berinteraksi di sosial media dengan klien lama kita juga menjadi salah satu untuk mempertahankan. Karena terbangunnya emosi yang bermula dari pekerjaan terus merambah ke media sosial tentunya akan membangun emosi dan ikatan yang panjang. Ajak terus klien kita untuk aktif dalam media sosial atau kita juga bisa selalu sharing tentang hal-hal hangat dalam sosial media.

3. Berikan selalu kemudahan transaksi

Properti bukan hal mudah dalam melakukan pemindahan tangan. Peran konsultan properti sangat penting untuk terjadinya transaksi antara owner dan buyer. Belum lagi hal-hal yang terkait dengan notaris ataupun PPAT. Diperlukan kemudahan dalam mewujudkan investasi yang baik bagi klien kita. Selain itu, mungkin pengurusan KPR untuk memudahkan dalam pembiayaan rumah juga menjadi tanggung jawab konsultan properti untuk menjembatani kemudahan transaksi tersebut. Apalgi kalau klien kita merupakan pelanggan lama tentunya kita lebiih mudah memahami karakter dan kebutuhan klien.

4.Perhatian yang baik 

Perhatian menjadi salah satu poin penting, seperti misalnya klien sedang berbahagia  kita ucapakan selamat  atau mungkin  sedih karena sedang ada salah satu keluarga meninggal ucapkan turut berduk. Hal-hal simpel ini juga membangun keterikatan emosi. Selain itu, juga mengetahui kondisi dalam menghubungi karena sudah kenal juga kita tidak boleh asal dalam waktu menghubungi.

Coba terapkan 3 cara ini semoga hubungan Anda dengan klien semakin terjaga baik sehingga closing bisa terus tercapai. Fokuskan diri untuk menggaet klien baru tapi jangan lupakan klien lama

LOGIN