Efek Radiasi Wi-fi bagi Kesehatan
Posted: 2017-03-17

Penggunaan Wireless Fidelity  atau sering kita kenal dengan istilah Wi-fi saat ini tidak bisa dipungkiri menjadi salah satu kebutuhan pokok. Terbukti hampir di seluruh negara, di setiap kawasan pasti bisa kita temui wi-fi. Seperti di sekolah, kantor, café, mall, hampi seluruh area public terdapat wi-fi. Kemudahan penggunaan router yang dipasang memang mempermudah bagi aktivitas yang saat ini didominasi penggunaan internet yang membutuhkan koneksi tersebut. Tetapi tahukah Anda, paparan radiasi Wi-fi memiliki dampak yang tidak bersahabat bagi kesehatan tubuh? Banyak penelitian yang mengeksplore bahaya dari radiasi tersebut.

1. Mempengaruhi Kinerja Otak

Para Ilmuan melakukan penelitian dampak negative dari paparan radiasi  wi-fi secara terus menerus mempengaruhi aktivitas otak. Sehingga menghambat kinerja otak yang menurun dalam jangka panjang sehingga sulit untuk berkonsentrasi dan penurunan memori otak

2. Menghambat Tumbuh Kembang Sel pada Anak & tanaman

Frekuensi radio non-termal dari Wi-fi dapat mengganggu perkembangan normal khususnya pada janin. Gangguan sintesis protein pada radiasi menjadi penyebab penghambat pertumbuhan anak dan remaja. Tanaman tidak dapat bertumbuh dengan semestinya karena pengaruh nirkabel Wi-fi router.

3. Meningkatkan Resiko Penyakit Jantung

Gelombang elektromagnetik yang dihasilkan Wi-fi menyebabkan respon fisik seseorang berakhibat langsung pada peningkatan denyut jantung. Dimana kondisi ini meningkatkan serangan jantung.

4. Menetralisir Sperma

Paparan frekuensi Wi-fi mengurangi gerakan sperma yang menyebabkan fragmentasi DNA. Hasil ini didapatkan dari beberapa pengujian manusia dan hewan yang mendapatkan hasil paparan negative mempengaruhi sperma.

5. Insomnia

Radiasi yang terpapar dari gelombang Wi-Fi mempengaruhi otak kita, yang mengakibatkan dimana malam hari mempengaruhi pola tidur yang menyebabkan tidak teratur menjadi insomnia. Bahkan menyebabkan badan kita mengalami kelelahan kronis apabila sudah terpapar dalam jangka waktu yang lama. 

Penulis : Kezia Stefany

 

 

LOGIN