Trend Positif Bisnis Porperti Di Kawasan Gading Serpong
Posted: 2019-03-08

Pertumbuhan properti di Provinsi Banten, khususnya kawasan Serpong hingga Gading Serpong berkembang pesat sekiranya dalam sepuluh tahun terakhir. Bahkan, telah menjadi kawasan pusat ekonomi.

Sarana-prasarananya sudah terbilang lengkap, tak kalah dengan kawasan-kawasan elite di Ibu Kota. Mal, pertokoan, perkantoran, universitas, sekolah, hotel, hingga sarana penunjang lainnya sudah tersedia.

Wajar, bila banyak investor atau end user yang berburu properti di sana. Kawasan-kawasan tersebut menjadi  pilihan bagi mereka yang ingin menghindari kepenatan suasana Ibu Kota. “Sekarang, orang sudah mulai beralih ke kota-kota penyangga. Baik sebagai investasi ataupun tempat tinggal. Tidak lagi melulu memilih Kelapa Gading, Pluit Kapuk, atau kawasan-kawasan di pusat Ibu Kota,” tutur Herlisye.

Lihat kawasan Serpong, Alam Sutera, hingga Gading Serpong. Harga properti di kawasan-kawasan ini terus meroket. Range harga apartemen saja bisa sampai Rp 1-2 miliar, bahkan bisa lebih dari Rp 5 miliar di kawasan Alam Sutera. Begitupun ruko dua lantai, range harga mulai dari Rp 2,5-3 miliar hingga Rp 7-8 miliar. Residensial pun tak jauh berbeda, harga terendah sudah mencapai Rp 700 jutaan.

Herlisye optimistis, kawasan-kawasan tersebut masih terus berkembang. Sejumlah developer ternama Indonesia, seperti Summarecon, Paramount, BSD, Modern Land, Alam Sutera, Lippo Karawaci berkomitmen terus berkreasi menghadirkan produk-produk unggulannya di sana.

Alhasil, tidak hanya pasar secondary dan sewa-menyewa, pasar primary juga akan terus bergeliat. Ini tentu ‘surga’ baru bagi para broker properti dan para investor.

Herlisye pun optimistis. Bersama Century 21 dia bakal bisa mewujudkan misinya membesarkan brand Century dan bisa lebih membuka lebih banyak cabang lagi, bahkan hingga di kawasan pusat Ibu Kota seperti Kuningan, Sudirman, Thamrin, dan sekitarnya.

“Tentu, butuh kerja keras. Selama mata masih terbuka, kaki masih bisa melangkah, otak masih bisa berpikir, selama itu juga kita harus tetap berjuang demi keluarga dan demi kehidupan yang lebih baik.”

 

LOGIN